Monday, December 07, 2009

this actually make me drop my tears...

YANG TIDAK BISA DIUCAPKAN SEORANG AYAH

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya.. akan sering merasa kangen sekali dengan Ibunya.

Lalu bagaimana dengan AYAH?

Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata AYAH-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang AYAH bekerja dan dengan wajah lelah AYAH selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.. AYAH biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda. Dan setelah AYAH mengganggapmu bisa, AYAH akan melepaskan roda bantu di sepedamu...

Kemudian Ibu bilang : "Jangan dulu AYAH, jangan dilepas dulu roda bantunya"
Ibu takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....

Tapi sadarkah kamu?

Bahwa AYAH dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.

Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Ibu menatapmu iba. Tetapi AYAH akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"

Tahukah kamu, AYAH melakukan itu karena AYAH tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?

Saat kamu sakit pilek, AYAH yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".

Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu AYAH benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.

Ketika kamu sudah beranjak remaja.... Kamu mulai menuntut pada AYAH untuk dapat izin keluar malam, dan AYAH bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak
boleh!".

Tahukah kamu, bahwa AYAH melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi AYAH, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..

Setelah itu kamu marah pada AYAH, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu... Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Ibu....

Tahukah kamu, bahwa saat itu AYAH memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa AYAH sangat ingin mengikuti keinginanmu, tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, AYAH akan memasang wajah paling cool sedunia.... :

AYAH sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..

Sadarkah kamu, kalau hati AYAH merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan AYAH melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.

Maka yang dilakukan AYAH adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...dan setelah perasaan khawatir itu berlarut- larut... ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati AYAH akan mengeras dan AYAH memarahimu.. .

Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti AYAH akan segera datang? "Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan AYAH"

Setelah lulus SMA, AYAH akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.

Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan AYAH itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...

Tapi toh AYAH tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan AYAH

Ketika kamu menjadi gadis dewasa.... dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... AYAH harus melepasmu di bandara.

Tahukah kamu bahwa badan AYAH terasa kaku untuk memelukmu?

AYAH hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .

Padahal AYAH ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat.

Yang AYAH lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".

AYAH melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah AYAH.

AYAH pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.

Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan AYAH tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut AYAH adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"

Padahal dalam batin AYAH, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti AYAH belikan untukmu".

Tahukah kamu bahwa pada saat itu AYAH merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.

AYAH adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.

AYAH akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada AYAH untuk mengambilmu darinya.

AYAH akan sangat berhati-hati memberikan izin..

Karena AYAH tahu.....

Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya.... Saat AYAH melihatmu duduk di Panggung Pelaminan
bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, AYAH
pun tersenyum bahagia....

Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu AYAH pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?

AYAH menangis karena AYAH sangat berbahagia, kemudian AYAH berdoa.... Dalam lirih doanya kepada Tuhan, AYAH berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."

Setelah itu AYAH hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...

Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....
AYAH telah menyelesaikan tugasnya....

AYAH, Bapak, Papa atau Abah kita... Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
Saya mendapatkan notes ini dari seorang teman, dan mungkin ada baiknya jika kembali membagikannya kepada teman-temanku yang lain.

Tulisan ini aku dedikasikan kepada teman-teman wanitaku yang cantik, yang kini sudah berubah menjadi wanita dewasa serta ANGGUN, dan juga untuk teman-teman pria ku yang sudah ataupun akan menjadi ayah yang HEBAT !

Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Romo / Abah / Papa / Papi / Daddy kita... tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya

Sunday, November 29, 2009

SBM ITB: Sekolah Bisnis Terbaik 2009


Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dinobatkan sebagai Sekolah Bisnis Terbaik 2009 versi majalah SWA. Dalam rubrik “Sajian Utama” edisi Kamis 26 November 2009, majalah SWA menggelar survei tentang jenjang Magister Manajemen/Magister Administrasi Bisnis dari sekolah bisnis yang kredibel, yang bisa menjadi rujukan bagi masyarakat luas.

Tim riset SWA melakukan survei untuk mengetahui persepsi publik tentang sekolah bisnis yang dianggap terbaik. Adapun publik yang menjadi menjadi responden survei ini sebanyak 2.105 orang yang tersebar di sejumlah kota besar di Indonesia, terdiri atas mahasiswa S1 (calon S2), mahasiswa S2, dan Alumni.

Dari ke-24 Sekolah Bisnis dengan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional yang lolos seleksi, lantas dinilai per atribut. Ada delapan atribut untuk tolok ukurnya, yaitu fasilitas, keseimbangan materi kuliah dengan praktik, dosen, reputasi, pelayanan akademis, kualitas lulusan, kesetaraan dengan perguruan tinggi luar negeri, serta kesesuaian antara biaya dan manfaat yang didapat.

Dilihat dari skornya, terpilih 10 besar sekolah bisnis yang menjadi pemenang overall dari pandangan responden S1, S2, dan Alumni. Secara beruntun, peringkat 1 hingga 10 ditempati oleh: SBM ITB (skor total 8,31), UI (8,13), Prasetya Mulya (8,10), UKSW (8,07), UGM (8,03), PPM (7,97), UAJ Jakarta (7,64), Unpad (7,52), Undip (7,50), dan IBII (7,45).

Berdasar skor per atribut, SBM ITB unggul dalam tujuh penilaian, sementara PPM unggul dalam satu penilaian. Lebih rincinya, SBM ITB menang telak dalam hal kriteria fasilitas (8,9), keseimbangan materi kuliah dengan praktik (8,9), dosen (8,9), reputasi (8,9), pelayanan akademis (9,2), kualitas lulusan (8,6), serta kesetaraan dengan perguruan tinggi luar negeri (8,1). Adapun PPM menonjol dalam kriteria kesesuaian antara biaya dan manfaat yang didapat (8,6).

Majalah SWA lantas menulis, “Mengapa SBM ITB unggul dan diminati banyak peserta?” Ketua Program Studi MBA SBM ITB, Dr. Mursyid Hasan Basri menjelaskan MAB SBM ITB menyajikan materi perkuliahan dengan porsi 60 persen pengajaran kasus, mata kulah kewirausahaan yang menjadi favorit, dosen tamu yang dihadirkan di setiap mata kuliah, serta latar belakang dosen yang tidak hanya bidang yang berhubungan dengan bisnis, tapi juga teknik.

“Dan tak kalah pentingnya, prestasi mahasiswa SBM ITB dalam L’Oreal Estrat Challenge di Paris selama empat tahun tanpa jeda berhasil mengangkat nama kampus,” tambah Mursyid.

Lebih jauh ia menerangkan, SBM ITB juga menyiapkan mahasiswanya untuk menghadapi tantangan kompetisi globalisasi. Adanya kecepatan perkembangan globalisasi menyebabkan perubahan dalam kompetisi bisnis tidak dapat diprediksi. Hasilnya adalah kebutuhan akan generasi baru wirausahawan yang mampu mengambil keputusan dengan cepat, membawa ide baru produksi dan pemikiran yang kreatif. “Dan SBM ITB punya komitmen untuk menginspirasikan dan mengembangkan pemimpin-pemimpin inovatif dan wirausahawan yang bertanggung jawab menciptakan nilai pada masyarakat,” kata Mursyid lagi.***


sumber: http://www.sbm.itb.ac.id/sbm-itb-sekolah-bisnis-terbaik-2009.html

Saturday, October 31, 2009

tak kusangka dunia sudah seaneh ini...


Pada dini hari ini tanggal 31 Oktober 2009, gw baru saja mendarat di Xtrans Cihampelas.....

mempertimbangkan rumah yang cukup jauh, saya harus memilih taksi yang paling nyaman dan bagus argonya... tentu saja, pilihan jatuh pada taksi Bluebird... setelah cukup lama mencari, tak ada satupun taksi Bluebird yang lewat... setelah survei sejenak, jalan cihampelas adalah dalam daerah penguasaan taksi2 lain selain Bluebird, mempertimbangkan bahwa Bluebird adalah taksi yang tidak disukai di Bandung oleh taksi2 lainnya gara2 argonya jujur dan pelayanannya ramah, maka tak ada Bluebird yang kosong yang akan lewat sini...

diputuskanlah untuk jalan sedikit ke jalan dago, siapa tau ada yg lewat.... karena jalan dago terletak cukup jauh dari cihampelas, dan dipisahkan oleh Kali Cikapundung, maka untuk mencapainya harus melewati Jalan Layang Pasupati... jadi napak tilas, dulu saya pernah jalan2 malem juga seperti ini ketika rumah saya masih di Jalan Bengawan...

nah, ketika sedang menikmati pemandangan dan sejuknya udara bandung, tiba2 ada suara motor dan suara memanggil... A... A...

sebagai warga negara yang baik, saya menoleh dong...

apa dinyana... ketika menoleh... cuhhhhh... saya diludahi tepat dimuka...
mungkin saya orang yg bener2 cool atau memang lelet, saya bengong dulu...

baru kemudian teriak marah2... sementara 2 orang diatas motor itu hanya menengok lalu ngeloyor pergi...

lalu gw hanya terdiam... salah gw apa ya... perasaan gw hanya menjadi pejalan kaki yang baik...

dengan kemarahan yg masih berapi2... gw berintrospeksi... hmm... mungkin saja ini teguran dari Tuhan, gw banyak banget ngelanggar aturannya... biasanya hal aneh kyk gini terjadi di Makkah ato di Madinah, mungkin karena dosa gw udah terlalu besar, hal ini terjadi di Bandung...

akhirnya setelah sampai di Dago, tak ada pula Bluebird yang lewat... jam menunjukkan jam 1 pagi... akhirnya memutuskan naik taksi apa aja yang lewat... dan yang lewat adalah Gemah Ripah... dan akhirnya sampai ke rumah...

gitu deh...


(maaf... terjadi ketidakkonsistenan dalam penggunaan kata ganti pertama... saya, gw, dsb...)

Sunday, September 06, 2009

Pgn menyempurnakan...

Hmm... Gw punya niat nih... Bayar zakat... Tapi bingung nih
ngitungnya... Zakat mal terutama... Anybody knows?? And bayarnya
kemana??

-Sent From My 5800 XpressMusic-

--
Sent from my mobile device

Saturday, September 05, 2009

mulai ngeblog lagi ah...

mulai ngeblog lagi... meskipun cuma ngepost aja... kalo ngepost kan gampang... bisa via email... kalo ngebukanya kan males... hahahaha... see you later...


Free Blogspot Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger